Saturday, 15 August 2015

Kisah Lain Nomor Punggung Pesepakbola : Angka Impian Hingga Jadi Jurus Tawar


Ketika nomor punggung yang tersedia disuatu tim, kelak diimpikan oleh salah seorang pemain hingga ditafsirkan kedalam strategi memperoleh keuntungan disaat proses negosiasi tim dan yang pemain yang berkaitan. Memphis Depay dan Paul Pogba, kedua pemain ini menjadi pembicaraan banyak netizen khususnya bagi fans Manchester United dan Juventus. Tak lain karena pemain muda berbakat ini memilih ataupun dipilih klub untuk mengenakan nomor punggung yang telah terlanjur spesial, nomor punggung yang memiliki sejarah besar tentang kesuksesan dan drama yang telah tercipta bagi klub, nomor punggung yang telah memiliki ikatan batin yang kuat dengan fans hingga teringat dalam memori. Ya, Memphis Depay akan mengenakan nomor punggung 7 di Manchester United dan Paul Pogba akan menggunakan nomor punggung 10 di Juventus.

Siapapun pemain tentu berharap bisa menggunakan nomor punggung yang bersejarah, bisa menjadi penerus cerita kesuksesan, bisa menjadi bintang masa depan, sang pemain berharap hadirnya dengan nomor punggung spesial ini bisa memberikan berkontribusi besar bagi klub yang mereka bela. Memphis Depay salah satunya, nomor 7 di United dikabarkan memang diinginkan oleh Memphis sendiri. Disisi lain mungkin inilah cara United melanjutkan kesuksesan nomor punggung 7 seperti Eric Cantona, David Beckam, dan Christiano Ronaldo, mencari sosok pemain yang ideal untuk nomor legendaris di United yang sebelumnya dikenakan oleh Eric Cantona, David Beckam, dan Christiano Ronaldo walaupun di United ada Michael Owen dan Antonio Valencia yang sebelumnya pernah berkesempatan menggunakan nomor punggung 7 ini. Memphis, datang ke Old Trafford disiapkan oleh MU untuk menjadi bintang berikutnya. Tidak tahu, apakah semulus itu harapan Untied, apakah semulus rencana Van Gaal dengan sederet pemain bintangnya untuk meraih kesuksesan bersama United, apakah Memphis menjadi pemain yang klop dengan nomor punggung 7 ini. Juga tidak tahu apakah nomor 7 untuk Memphis ini merupakan menjadi bagian dari proses negosiasi tranfer ?.


Paul Pogba, akan melanjutkan nomor punggung warisan Alesandro Delpiero dan Carlos Tevez.. Massimiliano Allegri mengatakan bahwa Pogba sendiri yang meminta nomor tersebut, spesial memang. Pogba menjadi bagian dari pemain lain yang mengingikan nomor legendaris Juventus itu. Nomor punggung ini diberikan kepada Pogba bisa saja sebagai harapan pihak klub Juventus bahwa nomor punggung 10 di Juventus akan terus hadir bertanding dan kesuksesannya juga berlanjut, kali ini diteruskan oleh Paul Pogba. Fans mengharapkan Pogba adalah pemain yang tepat memakai nomor 10 ini, yang akan menjadi bagian penting Juventus meraih kesuksesan. Nomor punggung 10 legendaris ini diberikan kepada Pogba disaat usianya masih 20 tahun , demikian juga mungkin sebagai cara Juventus memberikan nilai harga tawar kepada Pogba untuk menjadi bagian dari pihak klub Juventus menginginkan Pogba bermain untuk Juventus dalam jangka waktu yang lama, mengingat potensi besar Pogba dimasa yang akan datang. Disaat Barcelona aktif memberikan tawaran untuk merekutnya, walaupun musim 2015/2016 Pogba tidak berkostum Barcelona dan mungkin tim lain pun bernasib sama. Pogba menjadi bagian penting Juventus dalam mendominasi Serie-A dalam kurun waktu 4 musim terakhir ini.

Carlos Tevez, kembali ke Boca Juniors meninggalkan Juventus dengan menjadi top skor Juventus musim 2014/2015. Sementara itu bagi klub barunya dimusim 2015/2016 yaitu Boca Juniors, pilihan Tevez untuk kelak mengakhiri karir di Boca Juniors adalah cara lain untuk memuluskan langkah Boca mengembalikan Tevez ke klub masa muda dahuu itu, ditambah dengan nomor punggung 10 yang diberikan Boca Juniors untuk digunakan Tevez. Tevez memang sudah sukses meraih banyak gelar juara di Eropa, dan mungkinkah kini saatnya ia kembali ke Argentina ?.

Raheem Sterling, resmi menjadi pemain Manchester City usai berhasil didapatkan dari Liverpool dengan nilai transfer 49 juta poundsterling dengan durasi dikontrak selama 5 musim . Sterling akan mengenakan kostum nomor 7 di klub barunya itu. Ada sederet pemain bintang yang mengenakan nomor ini. Pada era 1960-an ada nama Mike Summerbee yang menyumbangkan 67 gol dalam 443 laga. Kemudian Peter Barnes pada era 1970-an. Memasuki pertengahan 1980-an City punya David White yang mencetak 96 gol dalam 339 penampilan. Berikutnya ada nama Stephen Ireland yang memperkuat City sejak 2005 hingga 2010. Ireland menjadi kreator banyak gol City. Ia juga berhasil menorehkan 23 gol dalam 176 penampilan. Dan yang terbaru adalah James Milner. Untuk trasnfer Sterling ini menjadi bagian tranfer besar Premier League 2015/2016.

Sergio Aguero, mulai musim 2015/2016 ini, Sergio Aguero tak akan lagi mengenakan nomor punggung 16 di Manchester City. Striker asal Argentina itu akan memakai kostum nomor 10. Aguero sempat mengatakan kesannya menggunakan kostum bernomor punggung 10 ini, Aguero mengakatakn bahwa berbagai momen spesial telah ia lalui dengan nomor punggung 16, namun nomor 10 selalu spesial untuknya.

Paulo Dybala dengan nomor punggung terbarunya yaitu 21, milik sang maestro Andrea Pirlo dan Zinedine Zidane. Paulo Dybala menjadi bintang di Palermo hingga kini menjadi milik Juventus. Aset berharga tentunya bagi Juventus dengan tambahan faktor diberikan nomor punggung 21 untuknya. Meneruskan kesuksesan pemilik nomor punggung 21 sebelumnya, membuat Dybala tahan lama kelak di Turin.

James Rodriguez dengan nomor punggung 10 milik Figo sebelumnya. James tampil gemilang bersama Timnas Kolombia pada Piala Dunia Brazil 2010, sebelum dimiliki Real Madrid sekarang, James menjadi pemain yang sempat coba dirayu klub bintang lainnya. James kini menjadi bagian dari cara Florentino Perez kemabli membentuk Los Galacticos selanjutnya.


Shalke dengan nomor punggung 7 untuk Raul Gonzales kala itu. Raul meninggalkan Real Madrid saat dirinya telah memiliki sederet cerita kesuksesan dan saat menit bermainnya berkurang di Real. Muncul ketidakyakinan dari Madrid akan kondisi fisik Raul yang kala itu berusia 32 tahun. Meski berat hati, Raul akhirnya memutuskan hengkang dari klub yang telah dibelanya selama 15 tahun tersebut. Tawaran datang dari Amerika Serikat, Qatar dan Rusia hingga akhirnya Shalke dipilihnya. Shalke pun memberikan nomor punggung 7 itu kepada Raul Gonzales. Pada prosesnya, Shalke walau hanya 2 musim bersama Raul namun Sahlke begitu menghargai kehadiran Raul disana. Disaat Raul hengkang, pihak klub Sahlke memutuskan untuk mempesiunkan nomor 7. Keputusan Shalke mempesiunkan nomor 7 ini lantas menimbulkan pro dan kontra, diantaranya kritikan dari Olaf Thon dan Ingo Anderbrugge. Hingga pada akhirnya musim 2013 nomor punggung 7 kembali aktif digunakan oleh Max Meyer.

Bayern Munich memberikan nomor punggung 23 untuk Arturo Vidal. Memang nomor punggung 23 pun demikian bisa jadi sebagai harga tawar untuk mendatangkan Arturo Vidal dari Juventus yang selama ini menjadi pilar bagi Juventus. Mungkin, Bayern berharap Vidal dengan menggunakan nomor 23 bisa berkontribusi banyak untuk tim.

Serta, mega bintang Cristiano Ronaldo yang akhirnya bernomor punggung 7 di Real Madrid. Nomor 7 yang sudah lekat ingatan dengan Raul Gonzales ternyata tidak dimuseumkan, nomor tersebut terus bertanding mengisi skuat Real Madris kali ini dengan nama Cristiano Ronaldo. CR7 begitulah sebutannya karena lekat dengan nomor 7 dan sukses kala itu bersama Manchester United, dan kini seakan nomor tersebut menjadi bagian dari negosiasi harga. Real Madrid mungkin bermaksud meneruskan kejayaan nomor punggung 7 tersebut, meneruskan kisah Raul Gonzales kepada Cristiano Ronaldo. Membuat Raul dan CR7 menjadi pihak yang berkaitan dengan kesuksesan tersebut. Kini santer United ingin mengembalikan CR7 ke Old Trafford, namun apakah nomor 7 menjadi bagian tingkat tinggi dari negosiasi United ?.

Itu menjadi sedikit bagian dari klub klub yang memberikan nomor punggung yang spesial kepada para pemain mereka.Karena faktor kebanggaan bagi klub bisa meneruskan kejayaan nomor nomor punggung tersebut, karena faktor apresiasi dari klub untuk pemain yang sudah memberikan sejarah bagus bagi klub, karena faktor pendukung untuk klub mendapatkan pemain yang diinginkan incaran, karena faktor negosiasi mempertahankan pemain untuk jangka waktu lama, dan karena nilai jual untuk klub meraih keuntungan.

Sah sah saja klub memberikan penghargaan kepada pemain misalnya dengan cara mengabadikan nomor punggung tertentu dan tentu tidak dapat digunakan pemain lainnya. Sah sah saja jika nomor punggung impian atau nomor punggung spesial diberikan klub sebagai bagian dari proses negosiasi pemain. Bersamaan dengan nilai mata uang yang akan terus bertambah, berimbas pula pada nilai sponsor yang datang kepada klub, hingga harga menjadi naik untuk tawaran klub kepada pemain incaran ataupun cara mempertahankan pemain. Dengan nomor punggung tidak hanya sekedar syarat untuk bertanding. Selanjutnya akan menjadi cerita yang unik, perbincangan publik, serta bagian dari sepakbola.

Referensi :
http://sport.detik.com/sepakbola/

Friday, 14 August 2015

Resor Kaliurang : Merasakan Udara Sejuk Menyentuh Kulit


Bagi anda dan keluarga yang sedang ingin mencari tempat berlibur dengan suasana pemandangan hijaunya alam menjadi tujuan, cobalah untuk datang kesisi selatan lereng Gunung Merapi ini, yaitu Resor Kaliurang. Kesan pertama untuk tempat ini adalah hijaunya pemandangan. Hmmmmm sejuknya.

Resor Kaliurang menawarkan bukan hanya pemandangan hijau yang indah tapi juga udara yang sejuk, berjarak sekitar 28 kilometer dari Yogyakarta. Resor ini berada di dataran tinggi dengan ketinggian 900 meter di atas permukaan laut. Dijamin nyaman, ketika udara sejuk itu menyentuh kulit, seperti itulah merupakan salah satu hal yang bisa Anda dapatkan di resor ini selain bersantai, berenang dan jalan-jalan. Kenyamanan inilah yang akan membuat Anda betah berlama-lama tinggal di tempat yang mengingatkan kita akan lukisan alam di buku gambar sewaktu kita kecil dulu.

Di area resor kaliurang terdapat Taman Rekreasi Kaliurang, ke arah timur tedapat Taman Wisata Plawangan Turgo, sejumlah monyet yang berloncatan dari dahan pohon yang satu ke yang lain, kicau burung yang riang dan tangga berundak-undak. Untuk mendapatkan semua ini sebaiknya Anda menyusuri setiap sisi resor Kaliurang yang menakjubkan.

Jika Anda ingin menikmati udara dan heningnya malam di Kaliurang tidak perlu cemas karena akomodasi mudah didapatkan di sini. Banyak hotel, bungalow, villa dan penginapan tersedia. Harganya cenderung tergantung dengan fasilitas yang ditawarkan. Hotel-hotel di Kaliurang diantaranya adalah Hotel Kana Mountain View dengan taman bermain dan tempat berkemah, hotel ini cocok bagi keluarga. Resor Kalirurang memiliki banyak villa mulai dari villa standar sampai villa mewah.

Yap, tips lagi nih sobat untuk menemani kenyamanan anda bersama keluarga di resor ini. Sebelum Anda berkunjung ke resor Kaliurang, masukkan beberapa baju hangat ke dalam tas Anda karena udara di sini cukup dingin. Bawalah sepatu yang nyaman untuk jalan-jalan karena jalanan di sini tidak mulus.

Sebelum mengakhiri kunjungan Anda, pastikan untuk membeli buah-buahan hasil tangan petani setempat dan juga makanan khas seperti tempe dan tahu bacem serta jadah (makanan yang terbuat dari beras ketan dan parutan kelapa).

Jika Anda ingin berkeliling bisa menggunakan kereta kelinci yang dikenal dengan Soeper. Anda bisa menemukan kendaraan ini di depan Taman Wisata dengan tarif Rp.3.000,00 per orang dengan dinaiki tujuh orang. Sedangkan jika membayar Rp20.000,00 Anda akan merasakan perjalanan bak bangsawan.

Untuk informasi transportasi di resor Kaliurang ini, karena berjarak 28 km dari Yogya, resor gunung ini dapat dengan mudah diakses dengan mobil. Bus dan mikrolet beroperasi secara rutin antara Yogya dan Kaliurang.

Yap, lalu kegiatan apa saja sih yang ada di resor Kaliurang ini ? Anda bersama keluarga dapat merasakan keindahan pemandangan tropis di sini. Saat matahari bersinar, Anda dapat menyaksikan panorama pegunungan yang dramatis dan warna biru samudera Hindia di cakrawala atau sekedar berjalan-jalan menikmati udara segar dan ponorama resor yang mempesona. Tempat yang terkenal untuk berenang di Kaliurang adalah air terjun Telogo Muncar dan kolam. Bagi mereka yang berjiwa petualang, anda dapat menggunakan Kaliurang sebagai markas pendakian gunung Merapi, salah satu gunung berapi yang masih aktif di dunia. Menginap di Kaliurang, para pendaki gunung mulai mendaki pada pagi hari dan turun lagi pada siang hari.

Agar melengkapi kenyamanan anda dan keluarga berlibur ke resor Kaliurang ini, silahkan mengunjungi situs http://www.indonesia.travel/id/destination/460/resor-kaliurang , di situs tersebut masih ada banyak informasi tentang agen perjalanan, hotel, restoran dan souvenir yang terdapat di resor Kaliurang ini.

Patut dicoba nih sobat, siapa tau kerinduan anda dan keluarga akan suasana alam pedesaan yang erat dengan kampung halaman bisa terobati ya dengan mengunjungi resor Kaliurang ini.
Oke deh, semoga liburan anda bersama keluarga bisa nyaman dan menyenangkan ya.

Selamat berlibur .

Referensi :
http://www.indonesia.travel/id/destination/460/resor-kaliurang

Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur : Suasana Alami dan Segar di Ibu Kota


Liburan keluarga ditempat yang bertemakan perkemahan dengan suasana yang alami ditambah dengan tersedianya tenda-tenda perkemahaan , ya ada di Jakarta Timur . Tepatnya yaitu di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur. Dijamin, bisa bikin ploooong.

Ya, rupanya masih ada tempat untuk melarikan diri dari kepadatan dan kesibukan suasana Ibukota. Kepadatan yang mengisi hari hari selama bekerja, bersekolah dan rutinitas lainnya membuat kita seakan butuh hal yang menyegarkan hati dan fikiran dengan berlibur. Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur ini dipenuhi pepohonan lebat yang memproduksi udara segar. Bagi yang ingin bersantai menikmati alam namun tak sempat pergi ke luar kota, Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur (Buperta Cibubur) adalah jawabannya.

Buperta Cibubur merupakan pilihan wisata yang tepat untuk keluarga. Anda yang bosan dengan atmosfer pusat perbelanjaan dan hiruk pikuk keseharian kota maka jangan segan meraih tempat ini untuk mendekatkan anak-anak dengan alam. Kawasan Buperta Cibubur terletak di Jakarta Timur dengan luas wilayah 210 hektar. Topografinya beragam, dihiasi kontur tinggi rendah, bukit, danau dan perkebunan karet. Meskipun begitu dekat dengan alam, Buperta Cibubur jauh dari jangkauan binatang buas.

Pada 1973, Buperta Cibubur dijadikan tempat penyelenggaraan Jambore Nasional pertama bagi Pramuka Penggalang se-Indonesia. Berawal dari situ, hingga kini Buperta Cibubur selalu digunakan sebagai tempat pertemuan pramuka, pemuda, instansi pemerintah dan swasta. Pertemuan tersebut kerap dilaksanakan di alam terbuka menggunakan tenda-tenda.

Berdasarkan Kepres RI No. 25/1997, Buperta Cibubur diakui sebagai tempat kegiatan terpadu, lengkap dan berkualitas. Selain itu, destinasi ini juga menawarkan taman rekreasi keluarga, pusat pendidikan, ekowisata, dan agroindustri terbatas.

Sarana dan fasilitas yang terdapat di tempat ini antara lain: peginapan, halang rintang, pendopo perkemahan, lapangan, taman, taman lalu lintas, kolam renang dan pertokoan. Untuk memudahkan pengunjung yang akan melaksanakan ibadah di bumi perkemahan, terdapat 5 sarana peribadatan yang letaknya berada di sekitar areal tapak kemah dan merupakan suatu komplek peribadatan.

Seluruh tapak perkemahan Buperta Cibubur mampu menampung 20 ribu orang. Cukup banyak untuk menampung minat masyarakat ingin berkunjung ketempat wisata yang masih terjangkau lokasinya dan alami suasanya.

Untuk anda yang gemar berpetualang, jangan ragu untuk mendirikan tenda di sini. Ada fasilitas penyewaan tenda seharga Rp40-300 ribu, tergantung ukuran tenda. Sewa lokasinya sangat terjangkau yaitu Rp10 ribu per malam. Harga tiket masuk ke Buperta Cibubur sendiri Rp3 ribu per orang.

Yap, ada tips untuk anda keluarga, ketika anda dan keluarga ingin menikmati suasana alami yang menyegarkan ditempat ini, anda bisa menikmatinya dengan bersepeda santai. Tips lainnya nya adalah anda dan keluarga ada baiknya datang pagi hari ketika matahari belum meninggi. Untuk kegiatan bersepeda bisa diselingi dengan olahraga ringan lain seperti jogging.

Buperta Cibubur memiliki letak strategis dan mudah diakses. Jika mengendarai mobil, Anda bisa masuk ke dalam tol Jagorawi dan keluar di pintu tol Cibubur. Dengan kendaraan umum pun mudah diraih, kawasan ini terletak sekitar 8 kilometer dari Kampung Rambutan, Anda bisa menaiki mikrolet dengan jurusan Cibubur.

Berbagai kafetaria dan restoran dibangun untuk melengkapi kebutuhan pengunjung, salah satunya adalah Gubug Udang Situ Cibubur. Aksen tradisional benar-benar terlihat pada desain restoran. Gubuk-gubuk beratap jerami diletakkan langsung di atas danau, menawarkan sensasi bersantap yang unik di ibukota. Menu andalan di sini adalah udang bakar, gurame terbang dan karedok. Selain restoran, warung makan pun berjejer menyuguhkan berbagai makanan seperti mie instan dan kopi panas untuk menghangatkan tubuh.

Kegiatan yang bisa dilakukan di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur banyak sekali loh sobat. Tentu, berkemah merupakan kegiatan utama yang ditawarkan di sini tetapi bukan untuk kalangan pramuka saja, keluarga yang berminat pun dapat melakukannya. Berkemah dapat mengajarkan nilai-nilai kemandirian kepada anak.

Jika ingin melatih kedisiplinan anak, temukan Taman Lalu Lintas Saka Bhayangkara. Taman ini didesain menyerupai Kota Jakarta dengan skala yang lebih kecil. Buah hati bisa belajar dengan sistem yang dirancang atraktif dan edukatif sehingga tidak mudah membuatnya bosan.

Selain itu, Anda juga bisa membawa sepeda dan mengayuhnya bersama keluarga. Kontur tinggi rendah di sana merupakan rintangan yang masih bisa ditaklukan oleh pecinta sepeda santai. Bagi yang gemar aksi ketangkasan, Anda bisa mencoba fasilitas outbond dari Buperta Cibubur.

Gemar berenang? kolam renang di sini pun cocok dinikmati oleh keluarga karena diciptakan dengan kedalaman yang berbeda

Bagi anda yang membutuhkan informasi lebih banyak tentang mencari sovenir, restoran, hotel dan agen perjalanan, anda dapat mengunjungi situs http://www.indonesia.travel/id/destination/994/bumi-perkemahan-pramuka-cibubur . Di situs tersebut tersedia lengkap berbagai informasi penunjang kebutuhan anda selama berlibur di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur.

Selamat Berlibur.

Referensi :
http://www.indonesia.travel/id/destination/994/bumi-perkemahan-pramuka-cibubur

Jambore Pramuka Dunia ke-23 : Semangat Persatuan


Jambore Pramuka Dunia ke-23 diselenggarakan di Kirara-hama, Yamaguchi, Jepang pada tahun 2015. Kegiatan ini dilaksanakan mulai pada tanggal 28 Juli 2015. Pada Jambore Pramuka Dunia ke-23 ini bertemakan "和 Wa: A Spirit of Unity". Pada tema yang diusung kegiatan Jambore Pramuka Dunia ke-23 ini terdapat huruf kanji 和, yang berarti harmoni, kesatuan atau kebersamaan, juga merupakan bagian dari tema. Wa juga merupakan nama awal untuk Jepang . Tempat pelaksanaan kegiatan jambore berada di tanah datar dengan luas 2,8 km dari utara ke selatan dengan 1 km dari timur ke barat. Ada sebuah taman alam, di mana satwa liar hidup di Kirara-hama yang dilindungi. Jutaan burung liar mengunjungi Kirara-hama setiap tahun. Selain itu, tempat Jambore dilengkapi dengan pasokan air dan sistem pembuangan, serta gedung olahraga dan kolam renang yang dapat digunakan untuk program. Penyelenggaraan Jambore akan membuat beban lingkungan dan ekonomi minimal. Akses ke tempat tersebut mudah oleh sistem transportasi kecepatan tinggi seperti pesawat terbang dan kereta peluru Shinkansen . Tempatnya terletak 30 menit dari Stasiun Shin-Yamaguchi di jalur JR Shinkansen, yang mampu membawa sejumlah besar penumpang. Dalam radius 2 jam dari tempat, empat bandara internasional melayani, seperti Bandar Udara Internasional Fukuoka dan Bandar Udara Internasional Kansai yang terletak di sebelah barat dan timur tempat.
kegiatan

Upacara pembukaan diadakan di malam hari 29 Juli 2015, yang dihadiri oleh banyak peserta . Termasuk dalam upacara tersebut adalah upacara bendera , sambutan dari walikota Yamaguchi , dan pidato dari perwakilan dari organisasi pramuka dunia.

Pada Jambore dunia ke-23 ini, terdapat berbagai macam kegiatan pramuka. Kegiatan tersebut meliputi kegiatan alam , budaya , ilmu , iman dan keyakinan , pembangunan desa global, air , perdamaian , dan komunitas .

Sebuah program yang bertujuan memperdalam pemahaman kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi , dan manfaat serta masalah yang terkait dengan ilmu pengetahuan . Program ini menyediakan tempat untuk belajar tentang perkembangan sel bahan bakar dan sumber energi lainnya untuk masa depan , masalah ekologi , robotika dan teknologi otomotif.

Ada sekitar 200 wartawan muda yang bekerja dengan media pusat jambore . Mereka mungkin memilih untuk berkomunikasi dengan pers negara mereka-masing masing , untuk menulis tentang jambore di blog online mereka masing-masing atau media sosial menggunakan hashtag # WSJ2015 , atau menulis artikel harian bertema Jambore

Sementara itu pada penyelenggaran Jambore Dunia ke-22, Jambore Pramuka Dunia tersebut berlangsung di Rinkaby, Kristianstad, Scania di Swedia selatan pada tanggal 27 Juli - 7 Agustus 2011. Yang mengambil tema Simply Scouting). Jambore ini diikuti oleh 37.953 orang Pramuka. Pemimpin dan Pembina berpartisipasi dalam kegiatan tersebut yang terdiri dari 143 negara yang berbeda. Lokasi perkemahan itu sendiri terletak di tepi pantai di tanah yang berpasir dan dikelilingi oleh hutan pinus. Tanah yang berpasir itu membantu mengalirkan air hujan, sehingga tidak beresiko tergenang air. Perkemahan ini memiliki luas kurang lebih dua kilometer persegi, dengan beberapa hutan kecil yang terdapat di dalamnya yang membagi lokasi perkemahan menjadi bidang-bidang yang lebih kecil. Suhu di perkemahan bervariasi, dari suhu yang rata-rata berada pada 22 °C (72 °F), tapi malamnya turun menjadi 17 °C (63 °F). Disini matahari terbit pada pukul 5 pagi dan terbenam pada pukul 9 malam waktu setempat. Untuk minum, di tengah lapangan terdapat sebuah sumur yang dijadikan sebagai salah satu sumber mata air.

Pada Jambore Dunia ke-22 ini, Departemen Kegiatan membuat dan menyampaikan semua program yang dapat digunakan para peserta untuk mengikuti kegiatan. Program-program tersebut termuat di dalam modul-modul kegiatan. Modul kegiatan dibuat 5 buah, namun tetap saling berkaitan, yakni :
• Orang
• Penyelidikan
• Pembangunan Desa Global
• Angan
• Bumi

Modul kegiatan berlangsung selama perkemahan, yakni tujuh hari, setiap peserta yang berpartisipasi dapat mengunjungi setiap modulnya (lima modul dalam lima hari) serta Perkemahan ke Perkemahan (untuk dua hari).
Modul Kegiatan Filasafat. Pada kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan kesan, inspirasi dan kegiatan yang menyenangkan. Setiap peserta diberi kesempatan untuk melihat hal yang modern dan terencana, kegiatan yang disampaikan baru dengan pengalaman yang menarik, ide-ide dan pengetahuan baru untuk semua peserta di Jambore Dunia tersebut.

Setiap modul mempunyai tujuan dan arah yang memberikan pengalaman dan wawasan tertentu terhadap pesertanya, beberapa modul difokuskan pada wawasan pribadi dan beberapa yang lainnya mengenai pengetahuan dan menyangkut isu-isu global. Beberapa modul terfokus pada pramuka sendiri/dirinya sendiri, beberapa pada petugas, dan beberapa pada kelompok yang lebih luas dalam masyarakat bahkan seluruh dunia. Pada dasarnya, semua modul menawarkan pemikiran, pertanyaan, pengalaman dan perasaan yang berbeda dan berkontribusi untuk Organisasi Kepanduan Nasional-nya, serta setiap peserta kegiatan. Kontribusi dalam kegiatan modul merupakan pengalaman yang banyak dan positif untuk peserta dari seluruh negara dan budaya yang berbeda. Sebuah pengalaman yang dimaksudkan adalah pengamanan yang menjadi unik dan menyenangkan untuk setiap peserta dan dapat berkontribusi pada pengembangan pribadi mereka dengan memfokuskan diri pada bidang pertumbuhan pribadi melalu penggunaan metode pramuka. Program modul yang mendorong orang muda untuk mengembangkan keterampilan mereka dan mampu dalam bidang berikut:
• Inisiatif
• Ketergantungan diri
• Tim kerja dan kerjasama
• Perencanaan dan organisasi

Program modul juga memberikan kesempatan yang sangat baik untuk semua peserta guna menghabiskan waktu dengan teman lama dan pada saat yang bersamaan bertemu dengan orang baru dan mendapatkan sahabat baru. Melalui persahabatan baru tersebut, jaringan pertemanan, bertukar pengalaman dan perasaan solidaritas Gerakan Pramuka di dunia akan terus berkembang dan sejahtera. Selain itu, program modul memberi kesempatan untuk seluruh pesertanya menikmati alam, mencoba ide-ide baru yang mereka bisa bawa pulang dan untuk belajar bagaimana mengembangkan ide mereka sendiri dari konsep ke realitas. Melalui proses ini peserta didorong dan difasilitasi untuk menantang harapan dan asumsi mereka dengan mengembangkan cara berpikir yang baru.

Semua program modul memiliki tujuan yang jelas. Metode kepramukaan adalah hal yang sangat fundamental dalam persiapan serta realisasi pekerjaan, undang-undang pramuka, istilah belajar sambil melakukan (bahasa Inggris: learning by doing) dan perkembangan pribadi merupakan hal terpenting dari program ini. Kegiatan yang juga membentuk pemahaman pentingnya kesadaran menjaga alam. Sebagian besar kegiatan penjagaan berbasis, kadang-kadang mereka melakukan pengintaian sendiri-sendiri dan kadang juga dengan bersama kelompok penjagaan lainnya atau bahkan bersama kelompok penjagaan internasional. Hal ini memberikan kontribusi yang baik terhadap pertumbuhan indivitu tiap peserta tersebut dan identitas dalam kelompoknya serta mengembangkan kelompoknya secara keseluruhan. Program ini mendorong pramuka untuk memikirkan kembali, berkaca dan mendapatkan pemahaman baru selama kegiatan serta sesudahnya.

Kegiatan Jambore Pramuka ke-24 akan diadakan di The Summit Bechtel Family National Scout Reserve di West Virginia selama musim panas tahun 2019. Tugas panitia akan dibagi antara Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Jambore ini bertemakan "Unlock a New World".

Di Indonesia , sebelum keberangkatan kontingen pramuka merah putih yang akan ikut serta pada perhelatan Jambore dunia, Presiden turut melelepas kontingen Pramuka peserta Jambore dunia pada Jumat, 24 Juli 2015. Pada kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo melepas 462 orang anggota kontingen Gerakan Pramuka Indonesia yang akan mengikuti Jambore Pramuka Dunia XXIII tahun 2015 di Jepang. Kontingen Pramuka Indonesia akan bergabung bersama sekitar 40 ribu peserta lainnya dari 105 negara se-dunia di Kirarahama, Yamaguchi, Jepang, pada 28 Juli-8 Agustus 2015. Presiden memberikan ucapan selamat berjuang kepada seluruh kontingen Gerakan Pramuka Indonesia, Presiden juga meminta kontingen Pramuka untuk membawa amanah dan menjadi duta bangsa.

Turut hadir dalam pelepasan kontingen anggota pramuka tersebut adalah Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault, dalam keseempatan tersebut Adhyaksa Dault menyampaikan tiga pesan penting untuk anggota Pramuka yang akan berangkat ke Jepang, diantara yaitu agar seluruh kontingen Pramuka untuk tidak minder dan saling menghormati. Adhiyaksa juga berpesan agar anggota Pramuka harus memperdalam wawasan ke-Indonesia-an, Adhiyaksa mengingatkan kepada anggota Pramuka bahwa mereka semua adalah duta bangsa. Pesan yang ketiga dari Adhiyaksa yaitu agar para anggota Pramuka untuk membangun jaringan, memperbanyak kenalan mereka diacara Jambore dunia.

Pada kegiatan Jambore Pramuka Dunia ke-23, kontingen Pramuka Indonesia dipimpin oleh Fachry Sulaiman, selain itu terdiri dari 22 staf kontingen, 10 panitia internasional, 43 pembina, 382 peserta setingkat penggalang, dan lima staf operasi di Kirarahama. Total 462 dari 29 Kwartir daerah.


Ya, Jambore dunia adalah sebuah event untuk menjalin kesatuan, kebersamaan dan membangun jaringan yang luas antar sesama anggota pramuka diseluruh dunia. Bagi seluruh anggota gerakan pramuka dari berbagai negara dunia, kesempatan juga dijadikan kesempatan meraih pengalaman yang menarik, ide-ide dan pengetahuan baru, menambah wawasan pribadi dan beberapa hal yang lainnya lainnya mengenai pengetahuan dan menyangkut isu-isu global. Memberi kesempatan untuk seluruh pesertanya menikmati alam, mencoba ide-ide baru yang mereka bisa bawa pulang ke tanah air.

Salam Pramuka !

Referensi :
https://en.wikipedia.org/wiki/23rd_World_Scout_Jamboree
http://www.antaranews.com/berita/508484/presiden-lepas-kontingen-pramuka-peserta-jambore-dunia

Monday, 10 August 2015

Ketika Indonesia Menjadi Tuan Rumah TOTAL BWF World Championships 2015


Kejuaran Dunia Badminton 2015 atau Total BWF World Champinoships 2015 dimulai hari ini, Senin 10 Agustus 2015, bertempat di ISTORA Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta. Kejuaran dunia tahun 2015 menjadi yang ke 3 bagi Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggara setelah terkahir kali Indonesia sebagai tuan rumah pada tahun 1980 dan 1989. Kejuaran dunia 2015 ini tentunya menjadi ajang pembuktian kemajuan prestasi bulutangkis Indonesia, setelah gagal total pada kejuaran dunia badminton 2014 di Kopenhagen, Denmark.

Persiapan jauh jauh hari untuk mendapat hasil maksimal sudah dilakukan baik dari sisi atlet, Pembina organisasi serta dan sisi teknis penyelenggara. Pasangan andalan Indonesia Tontowi / Lilyana misalnya sudah berlatih sejak 2 bulan sebelum lalu, mengingat dikarenakan cidera hingga membuat mereka gagal berpartisipasi pada kejuaraan dunnia 2014. Ahsan/Hendra pun demikian absen pada kejuaraan dunia 2014, kekecewaan yang dirasakan Ahsan lantaran gagal mempertahankan gelar membuat dirinya ingin tampil maksimal dihadapan penonton ISTORA.

Tommy Sugiarto mempersiapkan kejuaraan dunia 2015 ini dengan maksimal, Tommy melihat kesiapan dan bagaimana penerapan strategi di lapangan. Tommy pada kejuaraan dunia 2014 di Kopenhagen, Denmark, menjadi satu satunya wakil Indonesia yang mampu melaju jauh meraih medali perunggu setelah kandas dibabak Semi Final. Tommy diandalkan disektor tunggal Putra, sampai saat ini hanya dialah tunggal putra terbaru yang bertahan sampai kebabak Semi Final kejuaraan dunia badminton setelah masa Taufik Hidayat.

Dari sisi pihak penyelenggara, ada sejumlah acara yang disiapkan PBSI menyambut Kejuaraan Dunia 2015. Menyelenggarakan turnamen sekelas Kejuaraan Dunia 2015 memang menjadi satu tantangan tersendiri, pasalnya Indonesia sudah terkenal dengan sukses BCA Indonesia Open Super Series Premier (BIOSSP) yang pernah dinobatkan BWF sebagai salah satu turnamen dengan penyelenggaraan terbaik di dunia. Acara yang siapkan itu di antaranya acara temu dan sapa para penggemar bulu tangkis tanah air dengan para atlet bulu tangkis dunia dan atlet bulu tangkis lokal serta perlombaan bulu tangkis dalam jaringan secara online. Panitia penyelenggara juga tidak mencantumkan nomor kursi penonton di Istora Senayan, Jakarta, dengan pertimbangan kursi kosong akan tampak di layar televisi apabila penonton belum hadir.

Presiden BWF Poul Erik Hoyer, menyebutkan Kejuaraan Dunia 2015 akan banyak menyajikan pertandingan-pertandingan kelas dunia yang sayang untuk dilewatkan. Sebanyak 400 pebulu tangkis terpilih dari seluruh dunia, akan adu kebolehan untuk menyandang titel juara dunia yang sangat diinginkan di cabang olahraga ini. Poul mengajak masyarakt untuk datang langsung ke Istora dengan tidak diragukannya lagi akan terjadi pertandingan bulutangkis yang spektakuler pada kejuaran dunia 2015 ini.

Indonesia terakhir kali meraih 2 gelar juara dunia badminton terjadi pada kejuaraan dunia badminton di Guangzhou 2013, sebelumnya Indonesia juga meraih 2 gelar juara dunia badminton pada kejuaran dunia badminton 2001, 2005, dan 2007. Indonesia sempat meraih lebih dari 2 gelar juara dunia badminton yaitu pada kejuaraan dunia badminton 1993, pada kejuaran dunia badminton 1993 tersebut Indonesia berhasil meraih 3 gelar juara dunia + 2 wakil yang melaju sampai dibabak Semi Final. Pada kesempatan lain Indonesia berhasil meraih gelar juara dunia badmintonn terbanyak yang berhasil diraih selama ini bagi Indonesia, yaitu terjadi pada kejuaran dunia badminton di Indonesia tahun 1980, Indonesia berhasil meraih 4 gelar juara dunia + 3 wakil dari Indonesia yang berhasil meraih medali perak dan 3 wakil yang berhasil sampai dibabak Semi Final. Pada kejuaraan dunia 1980 ini, 4 gelar juara dunia madninton Indonesia diraih atas terjadinya 3 pertandingan All Indonesian Final, juga pada tahun itu tunggal putra Indonesia sangat mendominasi kejuaraan dunia dengan berhasil menempatkan 4 wakil terbaik dibabak Semi Final. Sementara itu untuk kejuaraan dunia badminton 2014 tahun lalu, Indonesia tanpa gelar juara dunia, maka ditahun 2015 ini merupakan momen yang tepat untuk putra putri terbaik bangsa Indonesia untuk meraih gelar juara dunia ketika putra putri terbaik bangsa Indonesia tampil dengan semangat dukungan penonton ISTORA yang menggelora mmenjadi kesempatan untuk puta putri terbaik bangsa Indonesia ini meraih banyak gelar juara dunia.

Harga tiket untuk kejuaraan dunia badminton tahun 2015 ini bisa dikatakan cukup terjangkau, harga tiket akan s
emakin naik seiring dengan semakin tingginya babak yang dipertandingkan, untuk harga tiket pada babak Final pun pihak penyelanggara memastikan harga tiket yang dijual cukup terjangkau.
Misalnya saja perbandingan harga tiket babak 1 dan 2 hingga babak final nantinya berkisar 3 kali lipat dari harga tiket babak 1 dan 2. Pada babak pertama, harga termurah yaitu Rp. 30.000 dan termahal Rp. 150.000. Sedangkan untuk babak final, harga termurah yaitu Rp. 100.000 dan harga termahal yaitu Rp. 750.000. Jika dibandingkan dengan perhelatan yang sama pada saat di Guangzhou harga tiket final mencapai Rp. 3.000.000, maka dari itu pihak penyelanggara optimis Istora Senaya akan dipenuhi penonton yang hadir.

Berikut daftar harga tiket Total BWF World Championship 2015 :
Babak 1 dan 2 : VIP = Rp. 150.000, Kelas 1 = Rp. 50.000, Kelas 2 = Rp. 30.000
Babak 3 dan 4 : VIP = Rp. 200.000, Kelas 1 = Rp. 100.000, Kelas 2 = Rp. 50.000
Perempat Final : VIP = Rp. 300.000, Kelas 1 = Rp. 175.000, Kelas 2 = Rp. 75.000
Semi Final dan Final : VIP = Rp. 750.000, Kelas 1 = Rp. 250.000, Kelas 2 = Rp. 100.000
Untuk Tiket Terusan : VIP = Rp. 1.700.000, Kelas 1 = Rp. 700.000

Tiket ini bisa dibeli secara online di situs blibli.com mulai 10 Juli 2015.

Berikut ini jadwal pertandingan BWF World Championship :
Babak pertama : 10/08/2015 – 11/08/2015, 09.00-22-00 WIB
Babak Kedua : 12/08/2015, 09.00 – 21.00 WIB
Babak Ketiga : 13/08/2015, 11.00 – 21.00 WIB
Perempat Final : 14/08/2015, 11.00 – 21.00 WIB
Semi Final : 15/08/2015, 11.00 – 21.00 WIB
Final : 16/08/2015, 11.00 – 18.00 WIB

Drawing untuk kejuraan dunia badminton 2015 ini telang berlangsung dengan bertempat di Gedung Museum Bank Indonesia Jakarta. Turut dihadir yaitu Presiden BWF Poul-Erik Hoyer Larsen, Ketua KOI Rita Subowo, Direktur Event BWF Darren Parks, Wasit Anthony Linggian, Ketua Panitia Pelaksana Anton Subowo, dan sejumlah jajaran PP PBSI.
Berdasarkan hasil drawing, ada kabar baik untuk wakil Indonesia, Indonesia mendapatkan undian “Bye” sebanyak 8, diantaranya 4 wakil ganda campuran Indonesia dan Maria Febe Kusumastuti sebagai wakil tunggal putri Indonesia. Berikut dibawah ini adalah daftar lengkap pebulutangkis Indonesia yang mendapatkan undian “Bye”:

Tunggal Putri :
Maria Febe Kusumastuti
Ganda Putra :
Hendra/Ahsan
Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi
Ganda Putri :
Greysia/Nitya
Ganda Campuran :
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir
Praveen Jordan/Debby Susanto
Riky Widianto/Puspita Richi Dili
Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja.


Ya, pada kejuaran dunia 2015 sangat kental dihiasi semangat kesuksesan penyelenggaraan event bulutangkis internasional di Indonesia yang telah diakui dunia. Sangat kental gelora semangat dari para pemain untuk meraih hasil terbaik, dihiasi pula semangat andalan wakil Indonesia merebut kembali gelar juara dunia bagi Tontowi / Lilyana dan Ahsan/Hendra. Semangat dukungan luar biasa penonton yang hadir di ISTORA, sorak sorainya membangkitkan mental para wakil terbaik putra putri bangsa Indonesia dalam mengejar mimpi meraih hasil terbaik. Semangat mengulang cerita sejarah kesuksesan Indonesia pada kejuaraan dunia 1980 dan menciptakan cerita sejarah baru kesuksesan untuk bulutangkis Indonesia. Semangat prestasi kemajuan bululangkis Indonesia untuk dunia.

Referensi :
http://sport.bisnis.com/read/20150809/59/460685/kejuaraan-dunia-badminton-ganda-putra-campuran-siap-rebut-gelar
http://www.solopos.com/2015/07/29/kejuaraan-dunia-2015-pbsi-siapkan-beragam-acara-sambut-turnamen-bulu-tangkis-di-istora-627995
http://www.artefak.org/bulu-tangkis/inilah-hasil-drawing-kejuaraan-dunia-bulutangkis-2015-wakil-indonesia/
http://sport.detik.com/read/2015/06/23/170450/2950204/79/ini-jadwal-dan-harga-tiket-kejuaraan-dunia-bulutangkis-di-istora

Kampung Naga : Menjalankan Adat Istiadat Warisan Nenek Moyang


Kampung ini secara administratif berada di wilayah Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Lokasi Kampung Naga tidak jauh dari jalan raya yang menghubungkan kota Garut dengan kota Tasikmalaya. Kampung ini berada di lembah yang subur, dengan wilayah sebelah Barat Kampung Naga dibatasi oleh hutan keramat karena di dalam hutan tersebut terdapat makam leluhur masyarakat Kampung Naga. Di sebelah selatan dibatasi oleh sawah-sawah penduduk, dan di sebelah utara dan timur dibatasi oleh Ci Wulan (Kali Wulan) yang sumber airnya berasal dari Gunung Cikuray di daerah Garut. Untuk waktu tempuh perjalan menuju Kampung Naga ini dari kota Tasikmalaya kurang lebih 30 kilometer, sedangkan dari kota Garut jaraknya kurang lebih 26 kilometer. Akses menuju Kampung Naga dari arah jalan raya Garut-Tasikmalaya harus menuruni tangga yang sudah di tembok hingga sampai ke tepi sungai Ciwulan dengan kemiringan sekitar 45 derajat dengan jarak kira-kira 500 meter. Kemudian melaluai jalan setapak menyusuri sungai Ciwulan sampai kedalam Kampung Naga.

Wujud bangunan berbentuk segitiga dengan unsur bangunan menggunakan bilik-bilik, kayu-kayu, dan lain-lain serta idak menggunakan semen atau pasir. Semua bentuk, ukuran, alat dan bahan bangunan semuanya sama hal ini menunjukkan adanya keseimbangan dan keselarasan yang ada di daerah tersebut. Di Kampung Naga terdapat bangunan tempat ibadah, ada pula balai pertemuan serta terdapat lumbung padi.
Penduduk Kampung Naga semuanya mengaku beragama Islam. Pengajaran mengaji bagi anak-anak di Kampung Naga dilaksanakan pada malam Senin dan malam Kamis, sedangkan pengajian bagi orang tua dilaksanakan pada malam Jumat. Dalam menunaikan rukun Islam yang kelima atau ibadah Haji, mereka beranggapan tidak perlu jauh-jauh pergi ke Tanah Suci Mekkah, namun cukup dengan menjalankan upacara Hajat Sasih yang waktunya bertepatan dengan Hari Raya Haji yaitu setiap tanggal 10 Rayagung (Dzulhijjah). Upacara Hajat Sasih ini menurut kepercayaan masyarakat Kampung Naga sama dengan Hari Raya Idul Adha dan Hari Raya Idul Fitri.

Perkampungan ini didiami sekelompok masyarakat yang sangat kuat menjaga dan menjalankan adat istiadat peninggalan leluhur adat Sunda. Perkampungan ini sangat lestari. Masyarakatnya menolak intervensi dari bagian luar karena takut menggangu kampung tersebut. Pusat pengembangan potensi budaya yang terjadi di Kampung Naga merupakan ciri kesederhanaan dan ketaatan akan budaya sendiri sedangkan praktek pembangunannya sendiri mempunyai wawasan lingkungan yang futuristik, baik secara fisik, sosial, ekonomi maupun budaya.

Terdapat beberapa versi sejarah yang diceritakan tentang asal mula Kampung Naga ini. Namun, asal mula kampung ini sendiri tidak memiliki titik terang. Tak ada kejelasan sejarah, kapan dan siapa pendiri serta apa yang melatarbelakangi terbentuknya kampung dengan budaya yang masih kuat ini. Warga kampung Naga sendiri menyebut sejarah kampungnya dengan istilah "Pareum Obor". Pareum jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, yaitu mati, gelap. Dan obor itu sendiri berarti penerangan, cahaya, lampu. Jika diterjemahkan secara singkat yaitu, Matinya penerangan. Hal ini berkaitan dengan sejarah kampung naga itu sendiri. Mereka tidak mengetahui asal usul kampungnya. Masyarakat kampung naga menceritakan bahwa hal ini disebabkan oleh terbakarnya arsip/ sejarah mereka pada saat pembakaran kampung naga oleh Organisasi DI/TII Kartosoewiryo. Pada saat itu, DI/TII menginginkan terciptanya negara Islam di Indonesia. Kampung Naga yang saat itu lebih mendukung Soekarno dan kurang simpatik dengan niat Organisasi tersebut. Oleh karena itu, DI/TII yang tidak mendapatkan simpati warga Kampung Naga membumihanguskan perkampungan tersebut pada tahun 1956.
Cerita sejarah asal mula Kampung Naga dari beberapa sumber diantaranya adalah berawal dari masa kewalian Syeh Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati. Pada masa kewalian Syeh Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati, seorang abdinya yang bernama Singaparana ditugasi untuk menyebarkan agama Islam ke sebelah Barat. Kemudian ia sampai ke daerah Neglasari yang sekarang menjadi Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya. Di tempat tersebut, Singaparana oleh masyarakat Kampung Naga disebut Sembah Dalem Singaparana. Suatu hari ia mendapat ilapat atau petunjuk harus bersemedi. Dalam persemediannya Singaparana mendapat petunjuk, bahwa ia harus mendiami satu tempat yang sekarang disebut Kampung Naga. Namun masyarakat kampung Naga sendiri tidak meyakini kebenaran versi sejarah tersebut, sebab karena adanya "pareumeun obor" tadi.

Penduduk Kampung Naga semuanya mengaku beragama Islam. Pengajaran mengaji bagi anak-anak di Kampung Naga dilaksanakan pada malam Senin dan malam Kamis, sedangkan pengajian bagi orang tua dilaksanakan pada malam Jumat. Dalam menunaikan rukun Islam yang kelima atau ibadah Haji, mereka beranggapan tidak perlu jauh-jauh pergi ke Tanah Suci Mekkah, namun cukup dengan menjalankan upacara Hajat Sasih yang waktunya bertepatan dengan Hari Raya Haji yaitu setiap tanggal 10 Rayagung (Dzulhijjah). Upacara Hajat Sasih ini menurut kepercayaan masyarakat Kampung Naga sama dengan Hari Raya Idul Adha dan Hari Raya Idul Fitri.

Hal yang klenik, mitos yang terus terjaga yang menjadikan segalam macam unsur dikampung tradisional terkadang diluar nalar. Namun kepercayaanlah yang membuat unsur unsur adat tersebut terjaga hingga kini bagi masyarakat kampung tradisional atau kampung adat tersebut, masih terjaga ditengah perkembangan zaman sampai sejauh ini. Yang lain diantaranya adalah kisah tentang Eyang Singaparana, tokoh leluhur Kampung Naga yang paling berpengaruh dan berperan bagi masyarakat setempat. Eyang Singaparana atau Sembah Dalem Singaparana atau Eyang Galunggung, yang dimakamkan di sebelah barat Kampung Naga. Makam ini dianggap sebagai makam keramat yang selalu diziarahi pada saat diadakan upacara adat bagi semua keturunannya. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, Eyang Singaparna tidak meninggal dunia melainkan hilang tanpa meninggalkan jasad. Di tempat yang dipercaya sebagai tempat hilangnya Eyang Singaparna itu masyarakat Kampung Naga menganggapnya sebagai makam, dengan memberikan tanda atau petunjuk kepada keturunan masyarakat Kampung Naga.

Menurut kepercayaan masyarakat Kampung Naga, dengan menjalankan adat-istiadat warisan nenek moyang berarti menghormati para leluhur atau karuhun. Segala sesuatu yang datangnya bukan dari ajaran karuhun Kampung Naga, dan sesuatu yang tidak dilakukan karuhunnya dianggap sesuatu yang tabu. Apabila hal-hal tersebut dilakukan oleh masyarakat Kampung Naga berarti melanggar adat, tidak menghormati karuhun, hal ini pasti akan menimbulkan malapetaka. Kepercayaan masyarakat Kampung Naga kepada mahluk halus masih dipegang kuat. Percaya adanya jurig cai, yaitu mahluk halus yang menempati air atau sungai terutama bagian sungai yang dalam ("leuwi"). Kemudian "ririwa" yaitu mahluk halus yang senang mengganggu atau menakut-nakuti manusia pada malam hari, ada pula yang disebut "kunti anak" yaitu mahluk halus yang berasal dari perempuan hamil yang meninggal dunia, ia suka mengganggu wanita yang sedang atau akan melahirkan. Sedangkan tempat-tempat yang dijadikan tempat tinggal mahluk halus tersebut oleh masyarakat Kampung Naga disebut sebagai tempat yang angker atau sanget. Demikian juga tempat-tempat seperti makam Sembah Eyang Singaparna, Bumi ageung dan masjid merupakan tempat yang dipandang suci bagi masyarakat Kampung Naga. Diantarnra terdapat bangunan yang dianggap keramat yaitu “Bumi Ageung”, merupakan tempat pelaksanaan rutinitas upacara adat, tempat ini tidak boleh dimasuki kecuali oleh Ketua Adat

Tabu, pantangan atau pamali bagi masyarakat Kampung Naga masih dilaksanakan dengan patuh khususnya dalam kehidupan sehari-hari, terutama yang berkenaan dengan aktivitas kehidupannya.pantangan atau pamali merupakan ketentuan hukum yang tidak tertulis yang mereka junjung tinggi dan dipatuhi oleh setiap orang. Misalnya tata cara membangun dan bentuk rumah, letak, arah rumah,pakaian upacara, kesenian, dan sebagainya.
Bentuk rumah masyarakat Kampung Naga harus panggung, bahan rumah dari bambu dan kayu. Atap rumah harus dari daun nipah, ijuk, atau alang-alang, lantai rumah harus terbuat dari bambu atau papan kayu. Rumah harus menghadap kesebelah utara atau ke sebelah selatan dengan memanjang kearah Barat-Timur. Dinding rumah dari bilik atau anyaman bambu dengan anyaman sasag. Rumah tidak boleh dicat, kecuali dikapur atau dimeni. Bahan rumah tidak boleh menggunakan tembok, walaupun mampu membuat rumah tembok atau gedung (gedong).
Rumah tidak boleh dilengkapi dengan perabotan, misalnya kursi, meja, dan tempat tidur. Rumah tidak boleh mempunyai daun pintu di dua arah berlawanan. Karena menurut anggapan masyarakat Kampung Naga, rizki yang masuk kedalam rumah melaui pintu depan tidak akan keluar melalui pintu belakang. Untuk itu dalam memasang daun pintu, mereka selalu menghindari memasang daun pintu yang sejajar dalam satu garis lurus.
Di bidang kesenian masyarakat Kampung Naga mempunyai pantangan atau tabu mengadakan pertunjukan jenis kesenian dari luar Kampung Naga seperti wayang golek, dangdut, pencak silat, dan kesenian yang lain yang mempergunakan waditra goong. Sedangkan kesenian yang merupakan warisan leluhur masyarakat Kampung Naga adalah terbangan, angklung, beluk, dan rengkong. Kesenian beluk kini sudah jarang dilakukan, sedangkan kesenian rengkong sudah tidak dikenal lagi terutama oleh kalangan generasi muda. Namun bagi masyarakat Kampung Naga yang hendak menonton kesenian wayang, pencak silat, dan sebagainya diperbolehkan kesenian tersebut dipertunjukan di luar wilayah Kampung Naga.

Adapun pantangan atau tabu yang lainnya yaitu pada hari Selasa, Rabu, dan Sabtu. Masyarakat kampung Naga dilarang membicarakan soal adat-istiadat dan asal usul kampung Naga. Masyarakat Kampung Naga sangat menghormati Eyang Sembah Singaparna yang merupakan cikal bakal masyarakat Kampung Naga. Sementara itu, di Tasikmalaya ada sebuah tempat yang bernama Singaparna, Masyarakat Kampung Naga menyebutnya nama tersebut Galunggung, karena kata Singaparna berdekatan dengan Singaparna nama leluhur masyarakat Kampung Naga.


Sistem kepercayaan masyarakat Kampung Naga terhadap ruang terwujud pada kepercayaan bahwa ruang atau tempat-tempat yang memiliki batas-batas tertentu dikuasai oleh kekuatan-kekuatan tertentu pula. Tempat atau daerah yang mempunyai batas dengan kategori yang berbeda seperti batas sungai, batas antara pekarangan rumah bagian depan dengan jalan, tempat antara pesawahan dengan selokan, tempat air mulai masuk atau disebut dengan huluwotan, tempat-tempat lereng bukit, tempat antara perkampungan dengan hutan, dan sebagainya, merupakan tempat-tempat yang didiami oleh kekuatan-kekuatan tertentu. Daerah yang memiliki batas-batas tertentu tersebut didiami mahluk-mahluk halus dan dianggap angker atau sanget. Itulah sebabnya di daerah itu masyarakat Kampung Naga suka menyimpan "sasajen" (sesaji).

Kepercayaan masyarakat Kampung Naga terhadap waktu terwujud pada kepercayaan mereka akan apa yang disebut palintangan. Pada saat-saat tertentu ada bulan atau waktu yang dianggap buruk, pantangan atau tabu untuk melaksanakan pekerjaan-pekerjaan yang amat penting seperti membangun rumah, perkawinan, hitanan, dan upacara adat. Waktu yang dianggap tabu tersebut disebut larangan bulan. Larangan bulan jatuhnya pada bulan sapar dan bulan Rhamadhan. Pada bulan-bulan tersebut dilarang atau tabu mengadakan upacara karena hal itu bertepatan dengan upacara menyepi. Selain itu perhitungan menentukan hari baik didasarkan pada hari-hari naas yang ada dalam setiap bulannya, seperti yang tercantum dibawah ini:
1. Muharam (Muharram) hari Sabtu-Minggu tanggal 11,14
2. Sapar (Safar) hari Sabtu-Minggu tanggal 1,20
3. Maulud hari (Rabiul Tsani)Sabtu-Minggu tanggal 1,15
4. Silih Mulud (Rabi'ul Tsani) hari Senin-Selasa tanggal 10,14
5. Jumalid Awal (Jumadil Awwal)hari Senin-Selasa tanggal 10,20
6. Jumalid Akhir (Jumadil Tsani)hari Senin-Selasa tanggal 10,14
7. Rajab hari (Rajab) Rabu-Kamis tanggal 12,13
8. Rewah hari (Sya'ban) Rabu-Kamis tanggal 19,20
9. Puasa/Ramadhan (Ramadhan)hari Rabu-Kamis tanggal 9,11
10. Syawal (Syawal) hari Jumat tanggal 10,11
11. Hapit (Dzulqaidah) hari Jumat tanggal 2,12
12. Rayagung (Dzulhijjah) hari Jumat tanggal 6,20
Pada hari-hari dan tanggal-tanggal tersebut tabu menyelenggarakan pesta atau upacara-upacara perkawinan, atau khitanan. Upacara perkawinan boleh dilaksanakan bertepatan dengan hari-hari dilaksanakannya upacara menyepi. Selain perhitungan untuk menentukan hari baik untuk memulai suatu pekerjaan seperti upacara perkawinan, khitanan, mendirikan rumah, dan lain-lain, didasarkan pada hari-hari naas yang terdapat pada setiap bulannya

Lembaga Pemerintahan yang terdapat di Kampung Naga diantaranya RT, RK dan Kudus. Lembaga Pemerintahan di kampung tradisional ini lembaga pemerintahan yang dihiasi dengan unsur unsur adat tradisional, lembaga pemerintahan yang juga kental dengan budaya, diantaranya adalah terdapat Kuncen yang bertugas sebagai pemangku adat dan memimpin upacara adat dalam berziarah. Kemudian ada Punduh, yang tentunya masih kental dengan unsur tradisional. Dan kemudian terdapat disana dianranya ada Lebe, yang bertugas mengurusi jenazah dari awal sampai akhir sesuai dengan syariat Islam. Keseharian masyarakat dalam berkomunikasi juga masih dalam berkomunikasi, apalagi masyarakat tradisional maka kental dengan bahasa daerah seperti di Kampung Naga ini. Dalam berkomunikasi warga Kampung Naga mayoritas menggunakan bahasa Sunda Asli, hanya sebagian orang dalam arti yang duduk di pemerintahan. Adapula yang bisa berbahasa Indonesia itupun masih terlihat kaku dalam pengucapannya. Untuk pendidikan di Kampung Naga, tingkat Pendidikan masyarakat Kampung Naga mayoritas hanya mencapai jenjang pendidikan sekolah dasar, tapi adapula yang melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi itupun hanya minoritas. Kebanyakan pola pikirnya masih pendek sehingga mereka pikir bahwa buat apa sekolah tinggi-tinggi kalau akhirnya pulang kampung juga. Dari anggapan tersebut orang tua menganggap lebih baik belajar dari pengalaman dan dari alam atau kumpulan-kumpulan yang biasa dilakukan di mesjid atau aula.


Kesenian tradisioanal adalah bagian yang menjadi ciri khas sebuah kampung adat, di Kampung Naga sendiri terdapat kesenian yang terus dilestarikan, diantaranya adalah Terebang Gembrung. Kesenian yang dimainkan oleh dua orang sampai tidak terbatas biasanya ini dilaksanakan pada waktu Takbiran Idul Fitri dan Idul Adha serta kemerdekaan RI. Alat ini terbuat dari kayu. Kemudian ada Terebang Sejat, kesenian ini dimainkan oleh 6 orang dan dilaksanakan pada waktu upacara pernikahan atau khitanan massal. Dan kesenian tradisional Jawa Barat yang sudah mendunia, adalah Angklung. Di Kampung Naga, Angklung biasanya dimainkan oleh 15 orang dan dilaksanakan pada waktu khitanan massal.

Ya, seperti halnya kampung adat atau tradisional, keragaman budaya masyarakat adat, baik itu tradisi artistik, musik, keahlian atau seni kontemporer, merupakan sumber martabat yang tak terbatas, kepercayaan yang mereka kuatkan untuk menjaga unsur unsur adat yang tercipta dari leluhur mereka. Di sanalah terdapatnya nilai nilai budaya, terdapatnya situasi dimana mereka melestarikannya hingga kini. Disanalah terdapat nilai nilai alamiah, mereka menghargai alam disekitarnya yang hidup berdampingan disetiap waktu, disetiap kegiatan dan disetiap langkah hidup mereka, ketika maraknya perusakan alam yang dilakukan manusia tidak bertanggung jawab. Di kampung adat inilah terdapat nilai nilai kesenian yang menjunjung tinggi tentang ketekunan tiada batas. Di kampung adat inilah terdapat keseragaman masyarakat menghiasai keidupan, nilai nilai yang menyatukan mereka pada ikatan menjaga bersama adat istiadat nenek moyang. Disanalah terdapat semangat untuk berjuang hidup, seperti halnya semangat perjuangan bangsa Indonesia, semangat yang muncul dan terbangun dari masyarakat ke masyarakat, dari masyarakat meluas di seluruh desa, dari suatu desa ke desa lainnya , dari desa ke kota, hingga dari kota meluas ke wilayah nasional serta menjadi bagian penting dunia. Perjuangan masa lampau hingga kini nilai perjuangan hidup yang dimunculkan dari desa itu nilai nilainya bisa kita rasakan.Bagi masyarakat kampung adat, dengan menjalankan adat-istiadat warisan nenek moyang berarti menghormati para leluhur. Segala sesuatu yang datangnya bukan dari ajaran dan sesuatu yang tidak dilakukan masa oleh pendahulu mereka maka seperti itulah dianggap sesuatu yang tabu hingga muncul kekhawatiran tentang malapetaka.

Tapi disinilah peran peting masyarakat modern untuk memperkenalkan mereka tanpa harus merugikan pihak manapun yang terdapat dan yang telah menghiasi keseharian masyarakat kampung adat. Dengan kita inilah yang berperan untuk menghormati hak-hak masyarakat adat untuk mempertahankan, memantau, melindungi dan mengembangkan pengetahuan tradisional mereka.

Referensi :
https://id.wikipedia.org/wiki/Kampung_Naga
http://www.goodnewsfromindonesia.org/2015/08/06/19633/
http://09121985.tumblr.com/post/6181444140/sejarah-situs-kampung-naga-kampung-naga-berada-di

Sunday, 9 August 2015

Satgas Masyarakat Adat Diharapkan Sukses


Deputi II Sekretaris Jenderal Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), Rukka Sombolinggi berharap Satuan Tugas (Satgas) Masyarakat Adat yang akan segera dibentuk dapat melakukan rekonsiliasi dan rehabilitasi terkait permasalahan antara masyarakat adat dan negara.

Rukka menjelaskan kondisi masyarakat adat masih sangat memprihatikan. Mereka kerap tersingkir dari tanahnya sendiri. Konflik tenurial (lahan) kerap terjadi antara masyarakat adat dan perusahaan sebagai pelaku industri. Tidak adanya pengakuan atas lahan adat membuat masyarakat adat semakin tersingkir dan harus merelakan tanahnya sebagai kawasan industri.
"Bagi masyarakat adat, tanah mereka adalah hidup mereka. Mereka melakukan upacara dan mencari makan dari tanah mereka. Perampasan tanah sama saja dengan mengakhiri hidup mereka," kata Rukka saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (5/8).

Lebih lanjut, Rukka menjelaskan masyarakat adat sering kali menjadi kelompok paling miskin dan didiskriminasi secara berlapis. Pasalnya, bukan hanya tanah yang diambil secara paksa, masyarakat adat juga kerap tidak punya akses kepada layanan pemerintahAMAN mencatat ada sekitar 70 juta jiwa yang masuk dalam kategori masyarakat adat di Indonesia. Dari jumlah tersebut, baru 17 juta orang yang menjadi anggota AMAN.

"Mayoritas masyarakat adat hidup berdampingan dengan konflik. Hanya sekitar lima persen dari 17 juta masyarakat adat (anggota AMAN) yang hidup damai dan aman," kata Rukka.


Pada 25 Juni 2015, terjadi pertemuan antara Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka. AMAN meminta Jokowi segera membentuk Satgas Masyarakat Adat. Satgas ini berperan sebagai jembatan rekonsiliasi antara masyarakat adat dan negara serta melindungi hak-hak masyarakat adat.

Jokowi menyambut baik permintaan tersebut. Ia menilai satgas ini penting dalam menghentikan berbagai kriminalisasi masyarakat adat dan langkah awal memulihkan hak-hal masyarakat adat selama belum ada mekanisme permanen dan undang-undang (UU) perlindungan masyarakat adat.

Dari pertemuan tersebut, diambil langkah-langkah konkret dalam pembentukan satgas masyarakat adat. Saat ini draf keppres tentang pembentukan satgas masyarakat adat telah selesai disusun dan dibahas bersama oleh kalangan pemerintah, akademisi, dan organisasi masyarakat sipil.

Draf itu juga telah diserahkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLH) Siti Nurbaya kepada Jokowi pada akhir Juli 2015. Saat ini, sekretaris kabinet tengah menunggu keppres itu untuk segera ditandatangani Presiden Joko Widodo.

Rukka berharap satgas tersebut bisa berperan aktif memperbaiki hubungan antara masyarakat adat dengan pemerintah. Ia menilai selama ini masyarakat adat sudah terlalu lama menjadi korban pembangunan.

"Demi pembangunan, tanah mereka dirampas begitu saja. Negara mengklaim secara sepihak bahwa tanah adat itu adalah milik negara sehingga dengan mudah dipindahtangankan ke pelaku usaha," kata Rukka.

Ia juga berpendapat selama ini masyarakat adat juga sering hanya dipandang sebagai objek program kementerian. "Seharusnya masyarakat adat diposisikan sebagai pelaku. Mereka yang punya tanah, mereka pemilik negara ini," kata Rukka.

Hal ini merupakan rekonsiliasi, di mana Presiden Jokowi pun menyadari peran satgas masyarakat adat penting dalam menghentikan berbagai kriminalisasi serta memulihkan hak-hak masyarakat adat.

"Yang biasa berkonflik atau berhadap-hadapan adalah masyarakat adat dengan negara atau pemerintah atau tentara, dan lain-lain. Tapi pemimpin masyarakat yang biasanya terbunuh atau dipenjara. Jangan sampai ada sentimen dari masyarakat adat bahwa diri mereka bukan bagian dari Indonesia," kata Deputi II Sekretaria Jenderal AMAN Rukka Sombolinggi.
Rukka menjelaskan, Satgas Masyarakat Adat ini diusulkan AMAN menjadi lembaga yang langsung di bawah Presiden Jokowi.
"Jangan sampai satgas itu di bawah kementerian tertentu. Kita sadar persoalan sektoralisme di antara kementerian bisa langsung selesai kalau langsung di bawah Presiden," katanya.

Selain itu tambah dia, keberadaan satgas ini pun sejalan dengan poin Nawacita Jokowi, tentang adanya lembaga permanen dan independen masyarakat adat.
"Tujuan dari semua pekerjaan ini adalah rekonsiliasi, memastikan kalau Indonesia ingin bertahan 50 tahun ke depan maka tidak boleh ada lagi kekerasan. Satgas ini yang akan mengatur hubungan pemerintah dan masyarakat adat, salah satunya masalah pembangunan dan hutan adat," jelas Rukka.
Langkah pertama rekonsiliasi, menurut Rukka, bisa dalam bentuk memberikan pengampunan pada 12 tetua adat yang dipenjara, menjadi simbol bahwa pemerintah punya niat baik untuk masyarakat adat.

Rukka menambahkan, satgas ini hanya akan beroperasi selama satu tahun.
"Saat satgas dibuat, artinya kita dalam kondisi aada penyimpangan. Kita harap penyimpangan itu hanya selesai pada satu tahun kerja satgas sehingga tidak juga menghabiskan sumber daya dan uang subsidi pemerintah," jelasnya.
Setelah satu tahun, kata dia, diharapkan sudah berdiri lembaga resmi yang mengurus masyatakat adat.
Sementara itu, Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Hadi Daryanto menjelaskan, pihak kementerian juga menyambut positif pembentukan satgas ini.
"Draft Keppres tentang satgas yang disusun sudah bagus. Kami juga mengkaji pembentukan ini dengan peraturan yang sudah ada, yaitu konstutusi amandemen ke-4 pasal 18B ayat 2 UUD 1945," kata Hadi.

Pasal itu menyatakan, Negara menghormati kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya, sepanjang sesuai kasusnya dengan perkembangan masyarakat dan negara kesatuan.
"Salah satu fungsi satgas juga adalah mempercepat RUU Pengakuan dan Perlindungan Hak-hak Masyarakat Adat (PPHMA)," jelas Hadi.
Selain itu, satgas ini pula yang kemudian akan mengkategprisasi seluruh kasus pelanggaran HAM serta konflik agraria dan sosial masyarakat adat.
Staf Khusus Sekretaris Kabinet Jaleswari Pramodhawardhani menyatakan, saat ini Keppres pembentukan satgas sudah melewati birokrasi dengan lancar.
"Belum bisa dipastikan tanggalnya, tapi saat ini tinggal masuk pada seskab saja. Kalau sudah masuk ke seskab, langsung kami proses," jelas Dhani. Ia pun mengapresiasi niat AMAN yang hanya membuat satgas untuk satu tahun saja


Peran dunia melalui UNESCO sangat diperlukan, mempromosikan budaya, bahasa dan pengetahuan masyarakat adat merupakan bagian penting. Menghormati hak-hak masyarakat adat untuk mempertahankan, memantau, melindungi dan mengembangkan pengetahuan tradisional mereka. Ya, tentunya selanjutnya masyarakat adat menjadi bagian dari perkembangan dunia, kesenjangan yang dengung terdengar semoga bisa teratasi dengan dibentuknya Satgas Masyarakat Adat di Indonesia. Bertabur harapan baik kalangan aktifis maupun masyarakat pada umumnya. Berharap kasus kriminalisasi terhadap masyarakat adat bisa dihentikan dan berharap Satgas Masyarakat Adat sukses melakukan rekonsiliasi.

Referensi :
http://www.cnnindonesia.com/nasional/20150805190426-20-70320/satgas-masyarakat-adat-diharapkan-sukses-lakukan-rekonsiliasi/
http://www.rmol.co/read/2015/08/09/212805/Satgas-Diharapkan-Bisa-Hentikan-Kriminalisasi-Masyarakat-Adat-